Jumat, 11 Juni 2010

Akhirnya......

“Maafkan aku yang harus menyakitimu, aku tak berniat menyakitimu tapi dia terlanjur meluapkan semuanya padamu. Aku tak tahu kenapa semua ini terjadi, kenapa semua ini harus berakhir bencana. Aku tidak sanggup menatap dunia tanpa dirimu.”
Bayangan wajah tampan itu kembali membayang di pelupuk matanya. Seakan-akan dia tak mampu lagi untuk bertahan hidup. Air matanya berlinang lalu bercucuran bagaikan air hujan yang akan membanjiri tempat itu.
Tetapi semua itu harus dijalaninya penuh kekuatan walau sesungguhnya dia tak punya kekuatan lagi untuk menghadapi semua itu.
*****
Subuh yang dingin tak menyurutkan niat Firsyah untuk lari bersama teman-temanya. Waktu menunjukkan pukul 05.12 WIB, dengan semangat pejuang Firsyah pamit kepada ibunya untuk pergi bersama teman-temanya.
“Ayo, buruan!” ajak temanya yang sedari tadi menunggu.
“Tunggu sebentar”, sahutmya dari dalam rumah.
Matahari yang perlahan muncul membuat mereka terlena, betapa besarnya kuasa yang maha esa. Sesekali mata mereka menengadah, memandang ke arah langit yang terlihat masih hitam. Langkah mereka semakin pasti menuju kesebuah tempat yang cukup jauh. Tapi semua itu tak menyurutkan langkah demi tujuan yang telah direncanakan. Sambil berlari-lari kecil mereka terus menelusuri jalanan yang terlihat masih sepi. Di perjalanan suasana cukup menarik dengan adanya lelucon yang diungkapkan oleh salah seorang diantara mereka. Canda tawa terus terdengar seakan melebihi suara ayam yang berkokok pagi itu.
“Kita akan kemana?” ujar firsyah.
“Kita akan ke sebuah tempat yang akan membuat kamu melayang”, balas Dino yang merupakan satu-satunya cowok bersama mereka.
“Iya, kamu pasti akan melayang,” sahut Putri dan Mayang yang merupakan teman ceweknya.
“Oh, baik kalau begitu aku hanya mengikuti langkah kalian sajalah,” ucap Firsyah pada teman-temanya.
“ Tentu,” dengan kompak jawab teman-temanya.
Tempat itu terlihat sepi, tak ada apa-apa disana. Pohon yang rindang meneteskan embun pagi yang sangat dingin. Suasana berubah menjadi hening, serentak kaki-kaki itu berhenti melangkah sambil memperhatikan keadaan di sekitarnya.Tak satupun yang berani bergerak seakan-akan mereka membeku dalam batu es yang sangat keras. Di depan sebuah Sekolah Dasar mereka berdiri dengan bibir yang membeku.
“Hai…?” sapa seorang cowok dari belakang mereka.
“Hai juga,” balas mereka dengan nada kaget.
Sapaan itu memecah suasana yang sedari tadi hening, seaakan es yang beku telah mencair oleh pancaran sinar ultraviolet matahari.
“Kalian sudah lama,” lanjut si cowok sambil tersenyum.
“Belum, kami baru lima menit di tempat ini,” balas Dino.
“Syukurlah, berarti aku tidak terlambat.”
Sesaat mereka terdiam dengan pikiran masing-masing. Firsyah kelihatan bingung dengan semua itu. Darahnya berdesir kencang menatap cowok yang baru saja menghampiri mereka. Tak satupun apa yang dia temui saat itu bukanlah apa yang dia pikirkan sedari tadi. Pertanyaan demi pertanyaan terus membayang-bayanginya. Lalu dia berusaha menerka apa yang sedang dia hadapi, tapi kemampuanya sudah tak mampu lagi. Membuat dia harus bertindak cepat sebelum semuanya terlambat. Dengan sedikit tergesa-gesa Firsyah menarik tangan Mayang yang sedari tadi berdiri disampingnya, berlagak seperti pengawal.
“Ini ada apa?” Tanya Firsyah singkat.
“Kamu tenang sajalah, semuanya pasti bikin kamu melayang.” Kata-kata itu terlontar dari mulut Mayang.
“Tapi kenapa kalian tidak membicarakan ini sebelumnya padaku.” Kata-kata itu diucapkan dengan amarah.
“Iya, kami salah tetapi niat kami baik kok .” balas Mayang.
“Tapi…”
Kalimat yang ingin disampaikan Firsyah belum terucap karena Dino yang memanggilnya dan membuat mereka untuk mengakhiri pertengkaran itu. Dengan langkah gontai Firsyah menghampiri Dino yang sedari tadi berbincang-bincang dengan seorang cowok yang akrab dipanggil Gilang itu. Jantungnya berdebar kencang seakan ingin meruntuhkan bangunan sekelilingnya. Tapi dengan santai dia berusaha menutupi semua itu.
“Hai…” sapaan itu ditujukan pada Firsyah.
“Hai juga,” balas Firsyah.
“Pagi ini indah sekali,” Gilang berusaha mencairkan suasana.
“Iya,” balas firsyah singkat.
Tanpa mereka sadari ternyata yang berada di tempat itu hanya mereka berdua. Teman-temanya sudah menuju ke sebuah warung yang baru saja dibuka oleh penjualnya. Keduanya melangkah menuju kesebuah pohon yang terletak di belakang bagian sekolah tersebut.
Sesekali mata keduanya menengadah, memandang ke arah langit yang berada di atas mereka yang masih tampak gelap. Lalu sesekali keduanya beradu pandang. Tetapi kemudian Firsyah segera mengalihkan pandanganya ke tempat lain. Seakan berusaha menghindari adu pandang dengan Gilang. Meski begitu, beberapa kali pandangan keduanya saling beradu. Gilang berusaha tersenyum untuk mencairkan suasana yang terasa kaku. Sehingga Firsyah pun berusaha membalasnya.
Raut wajah yang malu-malu terlihat dari keduanya, menghiasi wajah yang masih polos. Tapi hal itu tak bisa mereka pungkiri bahwa cinta telah menghampiri keduanya. Hal itu memaksa mereka untuk bertindak dewasa walaupu saat ini kedunya duduk di bangku kelas satu SMP.
“Firs, ada yang ingin aku bicarakan,” Gilang pun memberanikan diri.
“Tentang apa ya,” balas Firsyah.
“Tentang kita berdua,” nada gugup terlontar dari mulut Gilang.
“Memangnya ada apa dengan kita?” ucapan itu mulai terdengar sayu.
Pertanyaan itu membuat nadi Gilang berhenti mengalir, seakan-akan semua yang berada di sekitarnya menatap dia penuh dengan curiga. Hal itu tak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada diri Firsyah. Dia menerka-nerka apa yang akan diucapkan oleh Gilang padanya. Dirinya seakan melayang di angkasa dan di kelilingi oleh burung merpati.
“Jujur aku mencintai kamu.”
“Apa?”
Semua itu membuat Gilang terdiam dan hampir putus asa. Badannya terasa panas dingin dan tak karuan. Pikirannya mulai melayang kemana-mana mendengar jawaban dari Firsyah. Semua itu membuat Firsyah bingung dan tak tahu harus berbuat apa. Dia mencoba berpikir jernih untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh cowok yang juga dia sukai.
“Iya, aku mencintai kamu.”
“Tapi…”
“Tapi apa?”
“Tapi aku juga mencintai kamu,”
“Benarkah?”
“Tidak.”
“Firs aku serius,”
“Memangnya aku lagi becanda.”
“Jadi?”
“Jadi aku juga mencintai kamu.”
Mendengar kata-kata itu Gilang serasa ingin berteriak sambil meloncat karena apa yang dia inginkan telah tercapai. Begitu pula dengan Firsyah yang berpura-pura tidak peduli kepada Gilang, padahal dia juga mencintai laki-laki itu.
“Yes, kita berhasil,” suara itu terdengar nyaring di belakang mereka. Saat keduanya berpaling terlihatlah teman-temannya yang sedang bersorak gembira melihat semua itu.
Hari itu adalah hari yang berkesan bagi mereka, semuanya dipadukan oleh rasa bahagiah yang sangat hebat. Tiada kata yang mampu menggambarkan rasa bahagia mereka. Dua sejoli telah bersatu menjalani hidup dengan cinta monyet. Walaupun di tempat yang kurang romantis tapi mereka berdua tetap bisa mengukir sejarah cinta monyetnya.
*****
Hari demi hari terus mereka jalani dengan bunga-bunga disekelilingnya. Saat berada di sekolah keduanya terlihat malu-malu dan saling tak mau memperdulikan satu dengan yang lainya. Walaupun demikian rasa kasih sayang tetap tumbuh diantara mereka. Keduanya saling menebar senyum saat bertemu walau tak sempat untuk memadu rasa dalam waktu yang lama. Mungkin hal itu terjadi karena hal yang disebut cinta monyet.
Hari ini mentari bersinar dengan teriknya menyinari permukaan bumi yang semakin panas. Semua wajah pelajar terlihat kusut saat menghadapi matematika pada siang hari. Walaupun keduanya berada pada tempat yang bebeda tetapi seakan-akan hati mereka selalu menyatu.
“Teng…teng…teng…”
Suara itu membuat semua pelajar bersorak, dengan semangat 45 mereka bangkit dari rasa bosan yang sedari tadi bersarang dalam dirinya. Begitupun dengan Firsyah dan Gilang yang sedari tadi hanya kebosanan yang terpancar dari diri mereka.
Langkah Gilang gontai saat menelusuri koridor di sekolah itu. Sekolah mulai terlihat sepi tapi entah apa yang membuat Gilang masih bertahan di tempat itu. Pikirannya melayang menembus langit biru, tak tahu harus berbuat apa. Lalu saat dia sampai di samping sebuah kelas dia tersandar lesu.
“Hei, bocah ingusan berani sekali kamu mendekati adikku.” Suara itu terdengar lantang dari belakangnya. Lalu dia berpaling dan mendapati wajah yang cukup diseganinya. Wajah itu tak sendirian tapi diikuti oleh beberapa wajah lainya yang merupakan kakak kelasnya.
“Maksudnya apa nhe?” Dengan firasat yang kurang baik dia memberanikan diri untuk bertatapan dengan wajah-wajah tersebut. Tapi semua itu tak berlangsung lama ketaka wajah-wajah itu mulai mendekatinya.
“Ala...jangan pura-pura bodohlah,”
“Tapi…” Belum sempat Gilang menyelesaikan ucapannya sebuah pukulan yang cukup keras mendarat di pipi kirinya. Lalu diikuti oleh pukulan-pukulan lain yang mendarat di wajahnya, yang membuat memar sebagian wajahnya. Hal itu membuat dia ingin membalasnya tapi dia masih berusaha menahan emosinya.
“Apa? Kamu ingin memlawan.” Tantang wajah-wajah itu.
Saat Gilang ingin membalasnya, serombongan anak menghampiri dan langsung berusaha melerai mereka. Seketika itu terlihat sosok cewek yang menghampiri lokasi itu.
“Gilang…”
“Ayo pulang dan jangan lagi berhubungan dengan dia.”
“Tapi…”
“Tanpa tapi, dia bukan yang terbaik untuk kamu.”
Tanpa menghiraukan yang lainnya, Firsyah diseret dan meninggalkan tempat itu. Lalu pelajar yang lainya pun mulai membubarkan diri.
*****

Kamis, 13 Mei 2010

ISTILAH DALAM SENI MUSIK

Musik
bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.
Suara
Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggris: pitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).
Nada
Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling lazim adalah tangga nada mayor, tangga nada minor, dan tangga nada pentatonik. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut.
Ritme
Pengaturan bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi).
Melodi
Serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).
Harmoni
Secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan (seperti dalam arpeggio). Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.
Notasi
Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Kedua unsur tersebut membentuk paranada, di samping petunjuk-petunjuk nada dasar, tempo, dinamika, dan sebagainya.
Pitch
Suara dapat diklasifikasikan dalam beberapa Pitch (titi nada), berdasarkan frekuensinya atau jarak yang mengacu pada pitch. Pengaturan adalah suatu proses yang dilakukan untuk not titi nada itu. Perbedaan pitch antara dua not disebut dengan interval.
Timbre
Dalam musik, Timbre adalah kualitas dari suara yang mencirikan seseorang dengan orang yang lain yang sesuai dengan spektrum suara.
World Music
Jenis musik yang menggabungkan antara western dan non-western-music. World Music berkembang sejak komponis Claude Debussy memboyong gamelan jawa ke Paris pada tahun 1889 untuk meramaikan perayaan 100 Tahun Revolusi Prancis. Pada umumnya orang mengenal istilah World Music sebagai gabungan musik etnik setempat dengan western-music atau musik (dari) barat.
Refrain
Bentuk pengulangan musik dalam sajak/syair. Penggunaan Refrain selalu dihubungkan dengan musik populer, terutama Rock n Roll, dimana sebuah lagu/musik yang berstruktur Verse-Chorus-Verse dalam tiap nyanyian. Dalam musik Refrain mempunyai dua bagian, yang berhubungan dengan lirik lagu dalam sebuah nyanyian dan nyanyian itu sendiri. Kadang Refrain memilliki kata yang berulang-ulang

DURATION
Yaitu,,lamanya nada atau not dibunyikan,, dan dapat dihitung bila diberi tanda birama.

TIMBRE
Yaitu,, warna bunyi.

SOPRAN
Yaitu,, register suara tinggi wanita.

ALTO
Yaitu,, register suara rendah wanita.

TENOR
Yaitu,, register suara tinggi laki-laki.

BASS
Yaitu,, register suara rendah laki-laki.

MEZO SOPRAN
Yaitu,, register suara sedang eanita.

BARITON
Yaitu,, register suara sedang laki-laki.

IDIOFON
Yaitu,, alat musik yg bunyinya bersumber dari getaran/tubuh alat musik itu sendiri.
Ex : angklung,,talempong,, gong dll.

AEROFON
yaitu,,alat musik yg bunyinya bersumber dari udara yg ditiupkan.
Ex: pianika,,terompet,,seruling,,dll.

MEMBRANOFON
Yaitu,, alat musik yg bunyinya berasal dari kulit yang digetsrkan.
Ex : gendang,,rebana,, tambur,,dll.

KORDOFON
Yaitu,, alat musik yang bunyinya bersumber dari dawai yang diregangkan dan digetarkan.
Ex : gitar,, rebab,, kecapi,, dll.

ELEKTRIFON
Yaitu,, alat musik yg bunyinya bersumber dari alat musik yang dialirkan listrik.


GRACE NOT
Yaitu extra not yg tidak terlalu penting tetapi kalau dimainkan membuat lagu terdengar lebih enak dan variatif.nilai grace not sangatlah kecil

ACCENT
Yaitu memberikan penekanan pada not

STACCCATO
Yaitu short and detached (ga tau indonya,bis ujianABRSM pk inggris hehe)

LEGATO
Yaitu smooth and connected

FINE
Yaitu akhir lagu

LENTO
Yaitu pelan

MOLTO
Yaitu sangat

PRESTO
Yaitu lebih cepat dr allegro

DOLCE
Yaitu lembut

STAVE
Yaitu 5 garis pararel pada partitur

LEDGER LINE
Yaitu garis tambahan pada partitur,bisa diatas atau dibawah stave

FERMATA
Yaitu pause pada suatu not/rest untuk jangka waktu yg tidak ditentukan (tergantung feeling yg maen)

ACCIDENTAL
Yaitu tanda untuk menaikan/menurunkan not untuk sementara (berlaku untuk 1 bar)
Terbagi 3:
sharp : naikin 1/2
flat : turunin 1/2
natural : balikin ke asal

APRESIASI SENI MUSIK

MUSIK
Musik Populer /pop adalah music yang didengar luas oleh pendengarnya dan biasanya di komersilkan.
Musik populer pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan Thomas Edison,dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia.
Sejarah Musik Klasik sejak Musik Gregorian tahun 590
Musik Klasik dimulai dengan penemuan Notasi Gregorian tehun 590 oleh Paus Agung Gregori, berupa balok not dengan 4 garis, namun notasi belum ada hitungannya. Paus Gregory semasa hidupnya telah mencatat lagu-lagu Gereja dengan Notasi Gregorian tersebut. sebelum tahun 590 musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis yang dapat dibaca.
Notasi Gregorian Tahun 590
Notasi musik lahir pada tahun 590 yang disebut Notasi Gregorian, yang ditemukan oleh Paus Agung Gregori, di mana sebelumnya musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis. Pada masa hidupnya Paus Gregori telah menyalin ratusan lagu-lagu Gereja dalam Notasi Gregorian tersebut. Notasi ini memekai 4 garis sebagai balok not, tetapi belum ada notasi iramanya (hitungan berdasarkan perasaan penyanyi. Di sini sifat lagu masih sebagai lagu tunggal atau monofoni.
Musik Organum 1150-1400
Pada awalnya orang menyanyi dengan nada yang sama, atau disebut dengan organum, nada atas dinyanyikan oleh wanita atau anak-anak, sedangkan nada rendah dinyanyikan oleh laki-laki. Di sini terjadi susunan lagu berjarak oktaf, suara tinggi (wanita/anak-anak) dan suara rendah (laki-laki).
Musik Diafoni 1400-1600
Ternyata tidak semua dapat mengikuti suara tinggi atau suara rendah.Oleh sebab itu diputuskan untuk membuat suara yang kuart lebih rendah mengikuti melodi, kuart tinggi maunpun kuart rendah, dan musik yang demikian ini disebut musik diafoni (dia=dua, foni=suara).
Basso Ostinato Tahun 1600
Orang-orang Italia pada tahun sekitar 1600 menemukan apa yang disebut Basso Ostinato atau Bass yang bergerak gendeng atau gila, berupa rangkaian nada-nada yang bergerak selangkah demi selangkah ke bawah atau ke atas, kemudia diulang pada rangkaian nada lain.
Musik Polifoni Era Barok 1600-1750
Ternyata suara yang mengikuti sama dengan melodi menjadi membosankan, maka mulailah suara tidak bergerak secara sejajar, maka mulailah dengan arah yang berlawanan. Komponis Giovani Perluigi da Palestrina (1515-1594) adalah perintis tentang hal ini, dan disusun teori mengenai musik melodi banyak (polifoni), sehingga setiap nada atau titik (punctus=point) bergerak secara mandiri atau berlawanan (counter), di sinilah lahir teori kontrapun (counterpoint=kontrapunt).
Johan Sebastian Bach (1685-1750) adalah salah satu empu musik polifoni dengan teknik kontrapun yang sangat tinggi, karema disusun seperti matematik. Hampir semua komponis Era Barok (1600-1750) menyusun dengan teknik kontrapun, misalnya George Frederic Handle dari Inggris, Jean Remeau dari Pernacis, Correli dari Itali, dlsb. Lagu rakyat dengan gaya polifoni adalah Papa Yakob.
Pada awalnya orang menyusun dengan Kontrapun Terikat atau Strict Counterpoint, namun kemudian menadapat kebebasan berdasarkan teori Kontrapun Bebas atau Free Counterpoint.
Musik Homofoni Era Klasik 1750-1825
Selanjutnya pada Era Klasik (1750-1825) ditemukan susunan akord yang berdasarkan tri-suara (triad), selanjutnya berkembang dengan empat suara atau lebih. Musik yang demikian ini disebut Musik Homofoni, sehingga kontrapun menjadi variasi melodi yang kontrapuntis.
Musik Klasik Era Romantik 1820-1910
Hampir tidak banyak perubahan dalam kontrapun dan harmoni secara fundamental pada Era Romantik (1820-1910), namun ada kemajuan dalam orketrasi lengkap (dengan penemuan alat musik). Era ini adalah yang terakhir dan masih dapat diterima dengan pendengaran masyarakat umum. Terutama pada musik opera, musik balet, dan walsa wina.
Musik Klasik Modern 1910-sekarang
Musik Modern dengan Musik Atonal dan Politonal telah jauh dari penggemar musik yang menyenangi musik konvensional, karena suara yang disonan dan irama yang tidak teratur membutuhkan konsentrasi dalam mendengar.
Para pemusik blues dan pencipta blues, rata-rata orang hitam Amerika, adalah di mana W.C. Handy (1873-1958) adalah bapak blues. Lagu Aunt Hagar's Children dan Saint Louis Blues diterbitkan masing-masing pada tahun 1914 dan 1921.
Musik Pop di Amerika Serikat mulai 1920
Setelah Perang Dunia I berakhir (1918), maka musik baru di benua Amerika lahir yang disebut dengan Musik Populer. Musik ini terutama sebagai musik lantai dansa yang pada waktu itu menjadi populer sekali dan digemari oleh masyarakat seluruh dunia.
Musik Amerika Latin lahir sejak 1857
Ciptaan-ciptaan pencipta pada waktu itu dengan pengaruh latin adalah antara lain dari George Bizets Hababera dari opera Carmen (1875); Scott Joplin’s Mexican Serenade, Solace (1902); Maurice Ravels Rapsodie Espagnole (1907), dan Bolero (1928).
Musik pop latin dimulai sejak dansa latin dikenal, yaitu sejak tahun 1920 juga. Dansa Tango menjadi salah satu balroom dance yang terkenal pada tahun 1920 di Amerika maupun Eropa, di mana lagu Tango yang bertangga nada minor dan melankolik, serta step dansa yang agresif. Setelah itu tahuj 1930 dan 1940 berkembang menjadi salah satu musik yang digemari di dunia, dengan tokoh seperti Xavier Cugat, Peres Prado, dlsb. Irama yang berkembang pada waktu itu adalah Rhumba, Samba, Conga, Salsa, Mambo, dlsb.
Musik Country sejak 1920
Musik Country sering diidentitaskan dengan musik cowboy (penggembala sapi). Musik ini lahir pada rekaman permainan biola country John Carson dengan rekaman "Little Log Cabin in the Lane" oleh Okeh Records pada tahun 1923. Kemudian lahir rekaman oleh Columbia pada tahun 1924 "Old Familiar Tunes". Seperti diketahui steel guitar masuk country pada tahun 1922, di mana Jimmie Tarlton bertemu dengan Hawaiian guitarist Frank Ferera pada pantai barat Amerika.
Mulai tahun 1927, selama 17 tahun Carters merekam sekitar 300 old-time ballads, lagu traditional, lagu country, dll. Selanjutnya pada tahun 1930-an dan 1940-an lagu cowboy menjadi populer di semua film Hallywood. Dan tahun 1939 irama Boogie-woogie menjadi terkenal.


• K-pop(pengalihan Musik Pop Korea)
K-pop, kepanjangannya Korean Pop ("Musik Pop Korea"), adalah jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan . kelompok musik pop Korea ...
5 KB (653 kata) - 12:43, 18 April 2010
• Red Hot Chili Peppers (bagian Jenis musik)
Red Hot Chili Peppers (lebih dikenal RHCP) adalah kelompok musik rock berbasis di ... Jenis musik: Contoh musik:filename Red Hot Chili Peppers ...
14 KB (1.309 kata) - 04:35, 2 April 2010
• Genre musik (bagian Pop)
Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain. ... Jenis ini kemudian mempengaruhi banyak genre musik pop ...
6 KB (770 kata) - 11:44, 10 Februari 2010
• Musik
Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan ... beat elektronik dengan musik pop yang ringan dan enak didengar. ...
5 KB (391 kata) - 21:59, 5 Mei 2010
• Biola (bagian Pop)
Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. ... Beberapa contoh musik pop yang memadukan unsur biola ke dalam ...
38 KB (5.057 kata) - 00:34, 15 April 2010
• Musik country
Musik country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari ... musik country dan rekaman musik jenis ini sering disebut ...
20 KB (2.564 kata) - 05:22, 26 April 2010
• Breakdance (bagian Musik)
Pada budaya Pop ... Musik-musik dengan irama break beat merupakan menu wajib di sini, yaitu dengan campuran musik-musik lain seperti Jazz , ...
13 KB (1.596 kata) - 14:07, 16 April 2010
• Grup musik
Grup musik, atau band, atau ensembel musik merupakan kumpulan yang terdiri atas dua ... Tiap-tiap ragam jenis musik memiliki aturan yang ...
6 KB (628 kata) - 14:38, 6 Januari 2010
• Musik rock
Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada ... an dan awal 70-an, musk rock berkembang menjadi beberapa jenis. ...
8 KB (667 kata) - 22:41, 3 Mei 2010
• Coca-Cola (bagian Jenis-jenis Coca-Cola
Jenis-jenis Coca-Cola ... yang dinyanyikan oleh bintang pop Hong Kong Joey Yung di negara versi dari lagu dan video musik Sebuah versi dari ...
9 KB (1.039 kata) - 15:06, 1 Mei 2010
• J-Rock (bagian Sejarah musik rock Jepang)
Aliran musik J-Rock menjadi populer di Indonesia berkat kepopuleran ... tidak berirama rock, melainkan Kayōkyoku atau Wasei Pops (pop Jepang). ...
13 KB (1.781 kata) - 09:43, 13 Februari 2010
• Kepulauan Riau (bagian Musik)
Adapun jenis transportasi yang terdapat di provinsi ini adalah ... Musik Dangdut , Musik Pop , Musik Gondang dari batang, Musik agogo, dan lainnya. ...
16 KB (1.982 kata) - 10:01, 14 April 2010
• Heavy metal (pengalihan Metal (musik))
Heavy metal adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang pada 1970-an . ... Heavy Metal akhirnya bertabrakan dengen musik Pop hal ini ...
14 KB (1.692 kata) - 07:12, 22 April 2010
• Rock and roll
Rock and roll (sering ditulis sebagai rock 'n' roll) adalah genre musik yang ... Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang ...
26 KB (3.509 kata) - 14:43, 22 April 2010
• Keroncong (bagian Jenis keroncong)
dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas ... akibat pengaruh musik pop Amerika yang melanda lantai ...
19 KB (2.573 kata) - 17:51, 3 April 2010
• Musik Korea
Musik Korea adalah jenis musik yang diwariskan pada kedua negara Korea yaitu Korea ... K-pop yang berkembang pesat khususnya di Korea Selatan. ...

sejarah musik pop di indonesia dimulai dengan adanya musik dari band Koes Plus , tanpa adanya band tersebut musik pop di indonesia tidak akan pernah ada dan bisa kita rasakan di tahun ini.
Koes Plus adalah grup music Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap sebagai pelopor musik popdan rock 'n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal dua anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif.
Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex's Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna